Bentuk dan Makna Makam Nahrasyiah Sultanah X Kerajaan Samudera Pasai

Authors

  • Ichsan Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Asrinaldi Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Achmad Zaki Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Saniman Andi Kafri Institut Seni Budaya Indonesia Aceh

DOI:

https://doi.org/10.35134/judikatif.v5i2.150

Keywords:

Bentuk, Makna, Makam Ratu Nahrasyiyah

Abstract

Jurnal ini berjudul, “Bentuk Dan Makna Makam Ratu Nahrasyiyah Sultanah X Kerajaan Samudera Pasai di Kabupaten Aceh Utara”. Tujuan penelitian ini dalam jurnal ini ialah, mendeskripsikan dan menganalisa bentuk serta makna yang terdapat pada makam Ratu Nahrasyiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik sampling snowball yang memperoleh data secara bergulir. Penelitian ini mengandalkan data lapangan yang diperoleh dari informan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi serta studi pustaka yang berkaitan dengan objek penelitian. Berdasarkan metode tersebut diperoleh hasil, bahwa makam Ratu Nahrasyiyah merupakan makam yang dibuat dan diberi oleh salah satu kerajaan di India. Makam tersebut terbentuk dari pengaruh budaya India dan Iran (Persia). Bentuk yang tinggi dan besar serta kaligrafi “surah Yasin” yang terdapat pada makam Ratu Nahrasyiyah menandakan makam tersebut merupakan makam yang megah dan belum pernah dimiliki oleh Raja-Raja lain di Aceh. Selain itu, empat menara pada sudut makam yang diikat oleh pilar-pilar membuat makam Ratu Nahrasyiyah semakin terlihat kokoh. Hal ini menandakan bahwa Ratu Nahrasyiyah merupakan sosok yang kuat dimasa keemasannya. Selain itu, motif kandil yang terdapat pada makam Ratu Nahrasyiyah memberi makna bahwa Kerajaan Samudera Pasai merupakan Kerajaan yang kuat dan mampu bersemakmur dengan 16 kerajaan lainnya dimasa kekuasaan Ratu Nahrasyiyah. Simbol teratai, pohon kapas dan pohon pisang yang terdapat pada makam mengungkapkan bahwa priode kekuasaan Ratu Nahrasyiyah merupakan priode dengan tingkat kesuburan daerah yang paling makmur.

References

Usman, U., & Akob, B. (2019). Gedong Pasai Aceh Utara Pusat Ekskavasi. SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan, 6(2), 82-95.

Hidayat, K. (2020). Kuala Gigieng sebagai Tempat Pertahanan dan Perdagangan Pada Masa Kerajaan Aceh Darussalam (Studi Tinggalan dan Sebaran Arkeologi)” (Doctoral dissertation, UIN AR-RANIRY).

Adnan, G., & Al Asyi, Y. A. Q. (2019). The History of Aceh: Mengenal Asal Usul Nama, Bahasa, dan Orang Aceh.

Jamaluddin, J. (2021). Kerajaan Selaparang sebagai Pusat Pemerintahan dan Pusat Perdagangan pada Abad XVI Berdasarkan Data-Data Arkeologis dan Manuskrip Sasak. Manuskripta, 11(2). https://doi.org/10.33656/manuskripta.v11i2.189

Soelarto, B. (1980). Budaya Sumba: Jilid 2. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Novita, C. I. (2020). Tipologi dan Inskripsi Nisan Pada Makam Raja-raja Gampong Pande (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry).

Syafrizal, A. (2015). Sejarah Islam Nusantara. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2(2), 235. https://doi.org/10.19105/islamuna.v2i2.664.

Nasruddin, A. S. Misteri Kuburan Panjang di Aceh (Studi Kasus di Kota Subulussalam, Aceh Utara Dan Kota Banda Aceh.

Pasai, A. U. P. S. Kesultanan Samudera Pasai Kesultanan Samudera Pasai.

Yuliati, R., & Munajat, A. (2008). Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Syafrizal, A. (2015). Sejarah Islam Nusantara. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2(2), 235-253.

Aizid, U. R. (2016). Sejarah Islam Nusantara: Dari Analisis Historis hingga Arkeologis tentang Penyebaran Islam di Nusantara. Diva Press.

Idris, M. R. (2016). Perkembangan pendidikan wanita Melayu di negeri-negeri Melayu Bersekutu, 1896-1941. University of Malaya (Malaysia).

Imaniyati, N. S., & Adam, P. (2021). Pengantar hukum Indonesia: Sejarah dan pokok-pokok hukum Indonesia. Sinar Grafika.

Nurdiani, N. (2014). Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1110. https://doi.org/10.21512/comtech.v5i2.2427

Hidayat, R. K., Makhrus, M., & Darmawan, M. I. (2021). Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) FKIP Universitas Mataram Bidang Studi Pendidikan Fisika di MAN 1 Lombok Timur. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Fisika Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.29303/jppfi.v3i1.115

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Sam, M., & Ramadhani, S. Q. (2022). Unsur Nirupa Arsitektur Islam pada Masjid Agung Syekh Zayed. Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs), 2(2), 15-26. https://doi.org/10.53682/dsa.v2i2.5729

Yuzaili, N. (2018). Hiasan dan Kaligrafi Makam Shadrul Akabir ‘Abdullah di Kabupaten Aceh Utara. Melayu Arts and Performance Journal, 1(2), 230-245. https://doi.org/10.26887/mapj.v1i2.644

Syahruddin, E. (2014). Sejarah ibadah: Menelususri Asal usul memantapkan Penghambaan. Jakarta: Republik, h, 30.

Muhammad, T. (2011). Daulah Shalihiyyah di Sumatera ke arah penyusunan kerangka baru historiografi Samudra Pasai. Center for Information of Samudra Pasai Heritage.

Hasibuan, A., Siregar, W. V., & Riskina, S. (2022). Sekelumit Keberagaman Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Asmanidar, A. (2017). Cagar Budaya Sebagai Salah Satu Objek Wisata Religi Di Kabupaten Aceh Utara (Makam Sultan Malik As-Shalih Dan Ratu Nahrasiyah). Aricis Proceedings, 1.

Asse Ajis, A. (2020). Analisis Morfologi Nisan Sultan-Sultan Kerajaan Samudera Pasai. PANALUNGTIK, 3(2), 143–157. https://doi.org/10.24164/pnk.v3i2.38

Yuzaili, N. (2018). Hiasan dan Kaligrafi Makam Shadrul Akabir ‘Abdullah di Kabupaten Aceh Utara. Melayu Arts and Performance Journal, 1(2), 230-245.

Junaedi, D. (2016). Estetika: Jalinan Subjek, Objek, dan Nilai. ArtCiv.

Furqan, M., Hasugian, A. H., & Addilah, Z. Pengenalan Jenis Teks Kaligrafi Menggunakan Learning Vector Quantization Calligraphy Text Types Recognition Using Learning Vector Quantization.

Fitriani, L. (2012). Seni Kaligrafi: Peran Dan Kontribusinya Terhadap Peradaban Islam. El-Harakah (Terakreditasi). https://doi.org/10.18860/el.v0i0.2014

Murtono, T. (2010). Mengenal semiotika desain komunikasi visual. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 1(2). https://doi.org/10.33153/capture.v1i2.501

Downloads

Published

2023-12-15

How to Cite

Ichsan, Asrinaldi, Achmad Zaki, & Saniman Andi Kafri. (2023). Bentuk dan Makna Makam Nahrasyiah Sultanah X Kerajaan Samudera Pasai. Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 5(2), 128–140. https://doi.org/10.35134/judikatif.v5i2.150