Pelestarian Batik Kendal melalui Implementasi Motif Kembang Kendil pada Desain Coffee Table

Authors

  • Nukhbah Sany Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu
  • Vina Alisa Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

DOI:

https://doi.org/10.35134/judikatif.v6i1.163

Keywords:

Batik Kendal, Batik Kembang Kendil, Proses Perancangan, Coffee Table, Design Thinking

Abstract

Batik Kendal merupakan motif batik yang sempat berjaya pada tahun 1921, namun eksistensinya saat ini jauh tertinggal dibandingkan batik dari daerah-daerah lainnya. Minimnya informasi, komunikasi, dan promosi tentang Batik Kendal membuatnya kurang dikenali oleh masyarakat, termasuk di antaranya oleh masyarakat Kendal sendiri. Upaya pelestarian Batik Kendal perlu dilakukan demi mencegah kepunahan batik ini. Umumnya, batik dikenalkan melalui media kain yang diolah menjadi pakaian. Sebagai sebuah inovasi, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengenalkan salah satu motif Batik Kendal bernama motif kembang kendil kepada masyarakat melalui media non-kain yaitu furnitur coffee table. Metode perancangan penelitian yang digunakan adalah metode design thinking yang terdiri atas 5 tahapan, antara lain emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Pada tahap emphatize dan define, data primer berupa hasil observasi, kuesioner, dan wawancara dikombinasikan dengan data sekunder berupa studi literatur dipakai sebagai dasar penentuan masalah/kebutuhan atas produk. Kemudian pada tahap ideate, pengerucutan dari masalah dan informasi yang teridentifikasi diwujudkan menjadi gambar kerja melalui proses brainstorming, mindmapping, moodboard, dan penentuan desain akhir terpilih dengan menggunakan aplikasi SketchUp, CorelDRAW, dan AutoCAD. Perwujudan gambar kerja dilakukan pada tahap prototype, dengan hasil akhir berupa produk coffee table dengan skala 1:1. Prototype tersebut pada tahap test mendapatkan total penilaian sebesar 83% dari responden melalui kuesioner akhir. Melalui penelitian ini, didapatkan informasi bahwa implementasi motif kembang kendil pada furnitur coffee table berhasil dilakukan sebagai upaya pelestarian warisan budaya dan edukasi masyarakat pada media nontekstil. Diharapkan, penelitian ini dapat menginspirasi upaya diversifikasi pelestarian batik ke depan, baik dalam konteks motif-motif batik langka lain atau dalam konteks pemilihan media pengenalan yang dipilih.

References

Hakim, L. M. (2018). Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa dan Nation Brand Indonesia. Nation State Journal of International Studies, 1(1), 61–90. https://doi.org/10.24076/nsjis.2018v1i1.90

Evita, Y. N., Trihartono, A., & Prabhawati, A. (2022). Pengakuan UNESCO Atas Batik Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Majalah Ilmiah Dian Ilmu, 21(2), 113. https://doi.org/10.37849/midi.v21i2.260

Sunaryo, T. B., & Roberta, M. E. (2015). Upaya Pelestarian Batik Asli Pekalongan Dalam Rangka Mempertahankan Pengakuan Unesco Sebagai Warisan Budaya Indonesia Di Kotamadya Pekalongan. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 9(03), 93–103. https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v9i03.141

Saputra, M. U. N., & Prasetyo, K. B. (2023). Reproduksi Budaya Batik Milenial: Upaya Pelestarian dan Inovasi Batik Tradisional di Identix Batik Semarang. JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education, 4(2), 126–140. https://doi.org/10.53682/jpjsre.v4i2.8046

Asih, P., & Lestariningsih, S. (2023). Merawat Kain Batik dan Mengenal Kembali Beberapa Motif Batik Jogja. Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 5(2), 16–23. https://doi.org/10.37631/psk.v5i2.1110

Prasetyo, S. A. (2016). Karakteristik motif batik Kendal interpretasi dari wilayah dan letak geografis. Imajinasi: Jurnal Seni, 10(1), 51-60. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v10i1.8816

Sungkar, A. (2023). Batik di Jawa. Dekonstruksi, 9(04), 58–62. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i04.191

Y. Yunita, (2016). “Makna Filosofi Motif Batik Kendal”. https://lib.unnes.ac.id/28185/1/5401410127.pdf

Salmony, A. (1957). Archives of the Chinese Art Society of America, Vol. X. Artibus Asiae, 20(2/3), 188. https://doi.org/10.2307/3249371

Bagu, S. P. V., Tanumihardja, N. A., & Michelle, M. (2024). Visualisasi Batik Parang Yogyakarta. BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 250–258. https://doi.org/10.62667/begibung.v2i1.60

Suryaningsum, S., Gusaptono, R. H., Murdianingrum, S. L., Wulan, N. P. A. M. S., & Tanjung, R. W. (2019). SWOT Analysis Development of Yogyakarta Batik. Proceedings of the International Conference of Business, Economy, Entrepreneurship and Management. https://doi.org/10.5220/0009959901580168

Ford, C. (2010). An introduction to design thinking-process guide. California: Institute of Design at Stanford. https://web.stanford.edu/~mshanks/MichaelShanks/files/509554.pdf

Risti, E. A. (2023). Implementasi Pengolahan Sistem Penjualan Furniture Menggunakan Metode Design Thinking (Studi Kasus : Furniture Jati Sungu Bandar Lampung). Jurnal Informatika Dan Rekayasa Perangkat Lunak, 3(4), 435–445. https://doi.org/10.33365/jatika.v3i4.2448

Setiyani, L., Priatna, A., Maulana, A., & Tjandra, E. (2022). Implementasi Design Thinking dalam Inovasi Membangun Model Bisnis Usaha Furniture Hiasan Dinding. Journal of Information System Research (JOSH), 4(1), 158–167. https://doi.org/10.47065/josh.v4i1.2273

Mackay, M. (n.d.). DesignThinking vs design thinking. https://doi.org/10.26686/wgtn.16780639.v1

Rini, G. T., & Wahyuningsih, S. E. (2023). Pengembangan Motif Batik Kendil Dengan Sumber Ide Tumbuhan Paku Tanduk Rusa (Platycerium Bifurcatum). Fashion and Fashion Education Journal, 12(2), 89–96. https://doi.org/10.15294/ffej.v12i2.71140

Nasution, N. B., & Pasaribu, R. A. S. (2024). Pengaruh Layanan Konten Dengan Teknik Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 84. https://doi.org/10.31604/ristekdik.2024.v9i1.84-91

Janah, S. H. L., Budhyani, I. D. A. M., & Sudirtha, I. G. (2021). Pengembangan Media Moodboard Berbantuan Aplikasi Pengolah Gambar pada Pembelajaran Desain Busana. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(1), 8–16. https://doi.org/10.23887/jppkk.v12i1.32799

Atmaja, F. H. (2021). Analysis of Attributes that Become Consumer Preferences in Choosing Indonature Table Furniture Products. International Journal of Review Management Business and Entrepreneurship (RMBE), 1(2), 272–280. https://doi.org/10.37715/rmbe.v1i2.2433

Gede Ardana, A. A., & Resi Kerdiati, N. L. K. (2021). Esensi Pragmatis Karya Konsepsual Dalam Proyek Desain Interior. Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni, 9(2), 119–126. https://doi.org/10.31091/sw.v9i2.1742

Downloads

Published

2024-06-25

How to Cite

Nukhbah Sany, & Vina Alisa. (2024). Pelestarian Batik Kendal melalui Implementasi Motif Kembang Kendil pada Desain Coffee Table . Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 6(1), 131–138. https://doi.org/10.35134/judikatif.v6i1.163