Branding Lasi Dairy Farm
DOI:
https://doi.org/10.35134/judikatif.v3i1.2Keywords:
Branding, Logo, Lassy Dairy FarmAbstract
Di Sumatera Barat perkembangan populasi ternak sapi perah selama beberapa tahun menunjukan adanya peningkatan pertahun. Walaupun terjadi penurunan populasi sapi perah di provinsi Sumatera Barat pada tahun 2014 namun pada tahun berikutnya kembali mengalami peningkatan, hal ini menggambarkan bahwa minat peternak terhadap usaha peternakan sapi perah ini cukup besar. Satu - satunya usaha sapi perah yang saat ini sedang dikembangkan di Kenagarian Lasi, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam adalah usaha mandiri yang dikelola oleh Bapak Suhatril, berdiri pada pertengahan tahun 2016 dengan nama peternakan sapi perah ”Lassy Dairy Farm”. Konsep awal pengerjaan logo Lassy Dairy Farm ini adalah bagaimana menciptakan image yang berdasarkan konsep S.W.O.T (Strength, Weakness, Opprtunity, Threat) , hasil kesimpulan wawancara dengan owner dari Lassy Dairy Farm yaitu Healty, Pure, Family dan sentra
References
Kusrianto, Adi. 2007. Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi.
Rusman. 2012. Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Informasi Mengembangkan Professionalitas Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Rustan, Surianto, 2017. Mendesain Logo. Edisi 2017. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Layout: Dasar & penerapannya. Edisi 2017. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Sachari, Agus. 2005. Pengantar Metode Penelitian Budaya dan Desain (Arsitektur, Seni Rupa, dan Kriya). Jakarta : Erlangga
Safanayong, yongki. 2013. Desain Komunikasi Visual Terpadu. Jakarta: Arte Intermedia
Tinarbuko, Sumbo 2008. Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra





