Iterative Design Metodh sebagai Pendekatan dalam Perancangan Boardgame Aksara Lontara untuk Sekolah Alam di Kabupaten Gowa
DOI:
https://doi.org/10.35134/judikatif.v6i2.225Keywords:
Aksara, Lontara, Boardgame, Iterative Design Method, Media PembelajaranAbstract
Indonesia memiliki beragam aksara dari berbagai daerah, salah satunya adalah Aksara Lontara dari suku Bugis. Aksara Lontara mulai diperkenalkan di Sekolah Dasar di Sulawesi Selatan, namun implementasinya belum menyeluruh dan masih menghadapi beberapa kendala yang cukup signifikan. Kendala tersebut antara lain adalah kurangnya tenaga pendidik yang kompeten, ketersediaan materi ajar yang terbatas, serta minimnya variasi media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Penggunaan board game muncul sebagai salah satu alternatif yang menarik dan inovatif dalam memperkenalkan Aksara Lontara kepada anak-anak sekolah dasar. Hal ini menjadi penting mengingat tidak semua sekolah mengizinkan atau mendukung penggunaan smartphone atau perangkat digital selama proses belajar mengajar di kelas. Selain itu, board game juga berfungsi untuk meminimalisasi paparan berlebihan anak terhadap media digital dan memaksimalkan interaksi nyata serta kolaborasi dalam proses belajar. Dalam penelitian ini, pendekatan Iterative Design Method digunakan untuk mentranslasi digital game bertema Aksara Lontara menjadi sebuah board game. Tahapan proses perancangan meliputi generate ideas, formalize ideas, test ideas, dan evaluate results. Proses iteratif dilakukan beberapa kali dalam proses desain yang dilakukan hingga menghasilkan board game berupa flashcard interaktif dengan konten aksara Aksara Lontara. Hasil dari playtesting yang dilakukan menunjukkan adanya perbedaan pengalaman bermain antara pemain yang pernah mempelajari Aksara Lontara dan pemain yang sama sekali belum familiar dengan aksara tersebut. Meskipun demikian, rancangan board game ini mendapatkan respon positif dari berbagai tahap pengujian yang dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa board game memiliki potensi sebagai media pembelajaran alternatif yang dapat digunakan dalam memperkenalkan Aksara Lontara kepada siswa Sekolah Dasar dalam mendukung literasi budaya lokal melalui metode pembelajaran.
References
Nugraha, A. A., & Mansoor, A. Z. (2021, December). Essential elements in the development of educational games for language scripts. In ICON ARCCADE 2021: The 2nd International Conference on Art, Craft, Culture and Design (ICON-ARCCADE 2021) (pp. 403-412). Atlantis Press.
Saleh, A. M., & Wekke, I. S. (2021). Eksistensi Kearifan Lokal Dalam Pendidikan di Sulawesi Selatan. https://doi.org/10.31219/osf.io/65z7v
RISET, D. T. (2022). Kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Universitas, 1(1), 2.
Syamsuri, A. S., & Md, A. (2020). Pelestarian dan pemertahanan bahasa dan sastra Bugis. Nas Media Pustaka.
Nugraha, A. A., & Mansoor, A. Z. (2023). Perancangan Boardgame Aksara Lontara Untuk Anak Sekolah Dasar Suku Bugis Melalui Translasi Game Digital Dengan Pendekatan Design, Dynamic, Experience (DDE) Framework.
KOMINFO, P. (2018). Kecanduan Gawai Ancam Anak-anak. Kementrian Informasi dan Informatika RI.
Amalia, F., & Mansoor, A. Z. (2021). Kajian Gamifikasi Mekanik sebagai Variabel dalam Literasi Media Board Game. Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual, 14(1), 22–34. https://doi.org/10.31937/ultimart.v14i1.2020
Anggraeni, L., Affandi, I., Wahyudin, D., Paramitha, S. T., & Ramadhan, M. G. (2022). Use of Game Learning As a Platform for the Concept of Peace EducationOptimization of the Board Game as a Platform for the Concept of Peace Education: A Survey Method Study. International Journal of Education in Mathematics, Science and Technology, 10(2), 494–511. https://doi.org/10.46328/ijemst.2292
Wen, J.-M., Do, H. D., Liu, E. Z.-F., Lin, C.-H., & Huang, S. K. (2020). Educational Board Game and Flashcard: Which one is better for learners at beginner level of Chinese language? International Journal of Serious Games, 7(4), 89–104. https://doi.org/10.17083/ijsg.v7i4.347
Nugraha, A. A., & Mansoor, A. Z. (2021). Essential Elements In The Development Of Educational Games For Language Scripts. Proceedings of the ICON ARCCADE 2021: The 2nd International Conference on Art, Craft, Culture and Design (ICON-ARCCADE 2021). https://doi.org/10.2991/assehr.k.211228.053
Fullerton, T. (2014). Game Design Workshop. A K Peters/CRC Press. https://doi.org/10.1201/b16671
Tekinbas, K. S., & Zimmerman, E. (2003). Rules of play: Game design fundamentals. MIT press.
Eckardt, L., & Robra-Bissantz, S. (2018, June). Playtesting for a Better Gaming Experience: Importance of an Iterative Design Process for Educational Games. In PACIS (p. 78).
Yoga, A. H. I., Zpalanzani, A., & Sachari, A. (2020). Edukasi Budaya Topeng Malangan Melalui Media Interaktif Board Game. Journal of Animation and Games Studies, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.24821/jags.v6i1.3530
Viudes-Carbonell, S. J., Gallego-Durán, F. J., Llorens-Largo, F., & Molina-Carmona, R. (2021). Towards an Iterative Design for Serious Games. Sustainability, 13(6), 3290. https://doi.org/10.3390/su13063290
Muttabiah, A., Suryani, E., & Malihatul Hawa, A. (2021). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Peserta Didik. JANACITTA, 4(2). https://doi.org/10.35473/jnctt.v4i2.1192
Azhari, A. (2022). Stimulating Young Learners; Photographic Memory Through 4d Flashcards To Strengthen Their Right Hemisphere. Lingua Litera, 7(1), 57–70. https://doi.org/10.55345/stba1.v7i1.122
A, B., Pane, N. L., & Fadhil, A. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Vak Untuk Meningkatkan Daya Ingat Anak Dalam Mengenal Huruf Hijaiyah. Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(2), 107–114. https://doi.org/10.17509/tk.v20i2.46664
Laksmita, N. C., Filza, M. F., & Setiaji, B. (2023). Game Bertema Cerita Rakyat “Si Kerudung Merah Dan Sang Serigala” dengan Metode Pengembangan Game Development Life Cycle. KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer, 4(1), 317-322.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





