Siamang Putiah: Komik Fantasi Kearifan Lokal Cerita Rakyat Minangkabau
DOI:
https://doi.org/10.35134/judikatif.v1i2.32Keywords:
Siamang Putiah, Komik, Cerita rakyat, MinangkabauAbstract
Setiap cerita rakyat memiliki khasnya masing-masing, namun seiring berkembangnya zaman cerita-cerita rakyat seperti memudar dan hampir hilang, salah satunya karena kurang berminatnya suatu generasi dalam membaca dan kurang bergairahnya para penulis atau stakeholder terkait untuk menceritakan kembali cerita-cerita rakyat tersebut. Salah satunya adalah cerita rakyat Siamang Putiah dari daerah pesisir Minangkabau, perlu penulusuran lebih dalam untuk menggali cerita rakyat yang notebene adalah kearifan yang perlu diekspos ke khalayak agar sebuah identitas dapat selalu eksis dalam sebuah peradaban. Dengan menggunakan metode Alih Wahana perancangan komik ini dapat hadir berdasarkan data-data yang telah dikumpulan meski penceritaannya ditransformasikan agar sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Juga dengan ini perancang berharap cerita rakyat Siamang Putiah dapat membuat efek pelecut agar kita sadar akan local culture yang bisa dipadu padankan dengan media yang novelty untuk menggarap cerita ulang supaya identitas ini tidak hilang dikikis zaman, dan sebagai motivasi agar bisa dikembangkannya kelokalan untuk bertranformasi ke ranah global tanpa kehilangan elemen-elemen identitas dari kelokalan tersebut
References
Fajarini, U. (2014). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(2), 123-130.
Ramdhani, S., Yuliastri, N. A., Sari, S. D., & Hasriah, S. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 153-160.
Navis, A.A., 1924-. (1999). Cerita rakyat dari Sumatra Barat / A.A. Navis ;Jakarta ;: Grasindo,.
Waluyanto, H. D. (2006). Komik sebagai media komunikasi visual pembelajaran. Nirmana, 7(1).
Afdhal, V. E. (2020). PERANCANGAN KOMIK PERJUANGAN SITI MANGGOPOH PEJUANG PEREMPUAN DARI MINANGKABAU. IKONIK: Jurnal Seni dan Desain, 2(1), 39-44. http://dx.doi.org/10.51804/ijsd.v2i1.481
Sachari, Agus. 2002. Estetika, Bandung: Penerbit ITB
Feeney, S., Moravcik, E., Nolte, S., & Christensen, D. (2013). Who am I in the lives of children?: An introduction to early childhood education. Upper Saddle River, NJ: Pearson.
Afdhal, V. E., & Aswara, H. P. (2021). Perancangan Pop Up Book tentang Perjuangan Pejuang Perempuan Siti Manggopoh. Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 3(2), 35-40. https://doi.org/10.35134/judikatif.v3i2.19
Afdhal, V. E., & Aswara, H. P. (2021). Perancangan Pop Up Book tentang Perjuangan Pejuang Perempuan Siti Manggopoh. Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 3(2), 35-40. https://doi.org/10.35134/judikatif.v3i2.19
Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan budaya membaca di Indonesia (Studi pustaka tentang problematika & solusinya). Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 22-33.
Damono, S. D. (2018). Alih wahana. Gramedia Pustaka Utama.
Tinarbuko, Sumbo. (2009). Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra
Qoriah, N. N., & Sadiman, I. R. W. A. (2017). Upaya Meningkatan Keterampilan Menulis Narasi Melalui Media Komik Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar. Didaktika Dwija Indria, 5(6).
Maharsi, I. (2011). Komik: Dunia Kreatif Tanpa Batas. Kata Buku.
Kisno, K., & Sianipar, O. L. (2019). Perbandingan Efektivitas Buku Digital Versus Buku Cetakan dalam Meningkatkan Performa Belajar Mahasiswa. Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah), 2(1), 229-233.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Judikatif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





